Tidak dipungkiri mungkin anda pernah perfikir, sebenarnya apa sih perbedaan antara blog dan website? ada banyak pendapat dari beberapa orang tentang hal tersebut. Disini saya akan berikan definisi versi saya: Sebenarnya blog itu juga bisa disebut website. Kedua-duanya memiliki alamat yaitu : URL. Berikut adalah beberapa hal yang bisa membedakan antara blog dan website
Artikel blog didaftar berdasarkan judulnya dan diikuti dengan isinya, dimulai pada bagian atas adalah artikel yang terbaru dan diikuti oleh artikel-artikel sebelumnya. Aspek ini adalah format warisan dari dunia jurnalisme. Istilah dari blog diambil dari Weblog yang intinya berarti online diary atau journal. Catatan diary dibuat berdasarkan tanggal dan begitu pula dengan artikel dalam blog. Meskipun bergaya jurnalistik dan diary, blog sekarang ini tidak hanya berisi tentang kehidupan pribadi si pembuatnya.
Website normal punya masalah yang kronik untuk membuat atau menambahkan isi setiap hari, karena bersifat terlalu teknik. Sekalipun dengan content management system (cms) yang pintar, untuk membuat sebuah website berada diluar jangkauan kemampuan rata-rata pengguna internet. Blog mengubah hal itu. Blog menyediakan sistim publikasi isi (content publishing system) yang penggunaannya mudah dan bisa dijangkau oleh kemampuan rata-rata pengguna internet. Menambahkan isi blog semudah seperti menulis email, dengan rintangan yang semakin ringan tersebut saat ini dunia telah dipenuhi dengan milyaran blog.
Masalah lain dari website tradisional adalah bersifat statis. Kebanyakan website tidak pernah diubah dan kita bisa datang lagi pada halaman yang sama dan isinya akan tetap sama. Alasan untuk ini adalah karena terlalu susah bagi rata-rata orang untuk menambahkan isi dari website. Tentu, banyak website yang populer, isinya selalu di perbarui secara teratur, dan ini bahkan jauh sebelum adanya blog. Itu dimungkinkan karena website tersebut mempunyai organisasi yang mendukung serta staff dan penulis, atau dibuat oleh orang-orang yang mengerti hal-hal seperti HTML, FTP dan web servers. Kebanyakan orang tidak menggunakan bahasa ini, sebelum akhirnya blog muncul, dahulu sangat susah bagi orang kebanyakan untuk mengemukakan idenya secara online.
Blog membuat halangan tersebut menjadi lebih ringan bagi orang kebanyakan. Dan hasilnya Web dibanjiri oleh blogger yang menulis artikel dan mempublishkannya secara reguler, terkadang beberapa artikel sekaligus perhari. Websites tidak pernah sedinamik seperti blog saat ini. Hal tersebut memberikan effek yang bagus bagi blog di search engine. Search engine seperti Google menyukai situs yang memberikan isi yang berharga dan diperbarui secara konsisten.
Perubahan yang paling signifikan jika dibandingkan dengan website tradisional dan blog adalah fungsi komentar. Setiap artikel yang dibuat pada blog mempunyai kotak yang membuat siapapun bisa membuat komentar pada artikel tersebut. Ini yang mengubah website dari sarana satu arah menjadi sarana komunikasi dua arah. Pembaca bisa langsung berkomunikasi dengan pemilik atau penulis, membuat perkacapan yang dimulai oleh artikel dan pada intinya mengubah blog menjadi sebuah komunitas.
Satu lagi, hal yang membedakan antara blog dan website adalah hubungan antara pemilik halaman blog / webseite dengan pengakses. Kalau blog: pemilik blog (biasa disebut blogger) cenderung memberikan kesempatan kepada pengakses untuk bisa memberi komentar / komunikasi 2 arah. Walaupun beberapa blog tidak menyediakan fasilitas itu. Jika website: cenderung komunikasi 1 arah. Biasanya pengakses website cuma bisa membaca atau mendownload beberapa content yang disediakan pemilik website. Tapi pemilik website tidak memberikan fasilitas kepada pengakses untuk memberikan komentar.
Artikel blog didaftar berdasarkan judulnya dan diikuti dengan isinya, dimulai pada bagian atas adalah artikel yang terbaru dan diikuti oleh artikel-artikel sebelumnya. Aspek ini adalah format warisan dari dunia jurnalisme. Istilah dari blog diambil dari Weblog yang intinya berarti online diary atau journal. Catatan diary dibuat berdasarkan tanggal dan begitu pula dengan artikel dalam blog. Meskipun bergaya jurnalistik dan diary, blog sekarang ini tidak hanya berisi tentang kehidupan pribadi si pembuatnya.
Website normal punya masalah yang kronik untuk membuat atau menambahkan isi setiap hari, karena bersifat terlalu teknik. Sekalipun dengan content management system (cms) yang pintar, untuk membuat sebuah website berada diluar jangkauan kemampuan rata-rata pengguna internet. Blog mengubah hal itu. Blog menyediakan sistim publikasi isi (content publishing system) yang penggunaannya mudah dan bisa dijangkau oleh kemampuan rata-rata pengguna internet. Menambahkan isi blog semudah seperti menulis email, dengan rintangan yang semakin ringan tersebut saat ini dunia telah dipenuhi dengan milyaran blog.
Masalah lain dari website tradisional adalah bersifat statis. Kebanyakan website tidak pernah diubah dan kita bisa datang lagi pada halaman yang sama dan isinya akan tetap sama. Alasan untuk ini adalah karena terlalu susah bagi rata-rata orang untuk menambahkan isi dari website. Tentu, banyak website yang populer, isinya selalu di perbarui secara teratur, dan ini bahkan jauh sebelum adanya blog. Itu dimungkinkan karena website tersebut mempunyai organisasi yang mendukung serta staff dan penulis, atau dibuat oleh orang-orang yang mengerti hal-hal seperti HTML, FTP dan web servers. Kebanyakan orang tidak menggunakan bahasa ini, sebelum akhirnya blog muncul, dahulu sangat susah bagi orang kebanyakan untuk mengemukakan idenya secara online.
Blog membuat halangan tersebut menjadi lebih ringan bagi orang kebanyakan. Dan hasilnya Web dibanjiri oleh blogger yang menulis artikel dan mempublishkannya secara reguler, terkadang beberapa artikel sekaligus perhari. Websites tidak pernah sedinamik seperti blog saat ini. Hal tersebut memberikan effek yang bagus bagi blog di search engine. Search engine seperti Google menyukai situs yang memberikan isi yang berharga dan diperbarui secara konsisten.
Perubahan yang paling signifikan jika dibandingkan dengan website tradisional dan blog adalah fungsi komentar. Setiap artikel yang dibuat pada blog mempunyai kotak yang membuat siapapun bisa membuat komentar pada artikel tersebut. Ini yang mengubah website dari sarana satu arah menjadi sarana komunikasi dua arah. Pembaca bisa langsung berkomunikasi dengan pemilik atau penulis, membuat perkacapan yang dimulai oleh artikel dan pada intinya mengubah blog menjadi sebuah komunitas.
Satu lagi, hal yang membedakan antara blog dan website adalah hubungan antara pemilik halaman blog / webseite dengan pengakses. Kalau blog: pemilik blog (biasa disebut blogger) cenderung memberikan kesempatan kepada pengakses untuk bisa memberi komentar / komunikasi 2 arah. Walaupun beberapa blog tidak menyediakan fasilitas itu. Jika website: cenderung komunikasi 1 arah. Biasanya pengakses website cuma bisa membaca atau mendownload beberapa content yang disediakan pemilik website. Tapi pemilik website tidak memberikan fasilitas kepada pengakses untuk memberikan komentar.
mas tolong donk gimana cara kita menulis artikel biyar artikelnya gak timbul di bawah artikel yang mertama. coba liat blogku www.pandawa-014.blogspot.com
tolong kirim ke emailku ya alief1988@gmail.com
makasih atas mimbingannya
aku sendiri masih bingung ni mas
antara blog ma web
Artikel yang sangat bagus mas.
Saya menangkap bahwa intinya, blog itu lebih dinamis. Artinya proses menambah, mengedit dan menghapus data di blog lebih gampang dengan beberapa klik. Berbeda dengan website yang jauh lebih rumit.
Saya juga menulis artikel tentang perbedaan blog dan website. Kunjungi blog saya.
Thanks.
halo...
saya melihat blog anda bagus...
dipake domain sendiri aja mas, seperti http://www.kafeblog.com
kan lebih keren..
eh, add saya yah di http://hermantan.com
ok
Kalau menurut saya perbedaan website dan blog hanya pada sejarah dan hubungan dua arah antara pengunjung dan pemilik
iyes saya bingung perbedaanya...